Sabtu, 29 Oktober 2011

Laptop Layar Ganda Pertama Di Dunia Washington -

Laptop Layar Ganda Pertama Di Dunia Washington -
Sebuah laptop inovasi baru dengan layar ganda diklaim sebagai yang pertama di dunia. Laptop ini dinamakan Spacebook, produksi dari perusahaan Amerika Serikat, gScreen. Layar ganda tersebut antara lain ditujukan untuk memudahkan pengguna melakukan banyak tugas secara simultan. Spacebook dibekali dua layar masing-masing berukuran 15,4 Inch yang bisa digeser-geser dan ditumpuk untuk memudahkan mobilitas pemakai. Gordon Stewart selaku pendiri gScreen menyatakan kalau Spacebook rencananya bakal dijual via toko online Amazon pada Desember 2009 nanti. Laptop dua layar tersebut ternyata membidik pangsa pasar khusus seperti editor video profesional, fotografer dan desainer. Harganya terbilang 'aduhai', yakni di kisaran US$ 3000 atau sekitar Rp 30 juta. Akan tetapi meski terkesan canggih, Spacebook jelas punya kelemahan. Layar gandanya membuat laptop ini lebih berat ketimbang laptop umumnya. Selain itu baterainya rentan habis menjalankan dua monitor sekaligus. Dikutip detikINET dari Telegraph, Senin (31/8/2009), sebelumnya memang sudah ada laptop dengan dua layar, namun layar kedua lebih kecil dibanding layar utama. Sedangkan Spacebook diyakini sebagai model laptop pertama dengan dua layar yang sama besarnya. (detikinet)(Bongkox) Artikel Terkait Artikel IT Perubahan Baru di Mac OS X Snow Leopard Handphone Termahal di Dunia "Vertu Signature Cobra" Seharga Rp 3 Miliar Inilah 2 Orang Pengetik SMS Tercepat di Indonesia Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) Menjadi Juara Olimpiade Komputer 2009 Labels: Artikel IT

Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi Geografis Sebagai sebuah solusi pada pengaturan Rute Angkutan Umum pada Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Surakarta

Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi Geografis Sebagai sebuah solusi pada pengaturan Rute Angkutan Umum pada Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Surakarta

Perkembangan dunia sudah berjalan begitu pesat seiring meningkatnya kemampuan manusia dalam mengolah informasi. Data-data yang diperlukan dapat diolah sedemikian rupa agar mampu menjadi informasi yang bersifat akurat, tepat waktu dan relevan. Tetapi kompleksitas masalah manusia semakin meluas, dan menjadikannya tidak cukup hanya dengan mencari jawaban atas pertanyaan subyektif, seperti pengidentifikasian sebuah objek. Pertanyaan lokasional, seperti pencarian letak, dan pertanyaan kondisional tentang karakteristik fenomena pada sebuah objek, menjadi faktor penting lain yang harus dipertimbangkan agar data mampu memenuhi syarat menjadi sebuah informasi yang mendukung kehidupan manusia. Begitu pula dengan adanya pertambahan populasi dan dinamika masyarakat yang tinggi membuat data bereferensi geografis atau data geospasial menjadi cepat kadaluarsa. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem informasi yang mampu menangani data geospasial agar menjadi lebih mudah dicari, dianalisis dan direpresentasikan serta memudahkan revisi dan pemutakhiran data. Sistem informasi seperti ini dikenal dengan Sistem Informasi Geografis. Sistem ini digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis, dan menghasilkan data geospasial untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya.
Surakarta adalah kota yang menjadi barometer kemajuan di Propinsi Jawa Tengah. Letaknya yang sangat strategis, karena berbatasan dengan dua propinsi lainnya, menjadikannya sebagai kota dagang dan industri yang berkembang pesat. Selain memusatkan kemajuan di bidang perdagangan dan industri, Surakarta juga terkenal sebagai pusat budaya Jawa Tengah sekaligus berpotensi wisata yang tinggi, baik wisata alam, budaya, maupun pendidikan. Potensi kota yang tinggi ini menuntut masyarakat Surakarta untuk selalu dinamis. Dukungan infrastruktur transportasi kota mutlak diperlukan untuk mendukung dinamika masyarakat. Hal itu dapat terbukti dengan fakta bahwa terminal angkutan umum di Surakarta adalah terminal terbesar dan tertinggi aktifitasnya di Jawa Tengah.
Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Surakarta sebagai instansi yang bertanggungjawab pada permasalahan ini akan terbantu dengan adanya sistem informasi geografis dalam mengolah dan memvisualisasikan data-data geografis untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Pengaturan rute secara manual selain tidak efisien dan efektif dari sisi biaya dan waktu, kesalahan yang dilakukan bisa berdampak pada buruknya produktifitas masyarakat dan memicu masalah yang lebih kompleks. Dengan adanya dukungan sistem informasi geografis yang berfokus pada pengaturan rute angkutan umum di Surakarta, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam membangun infrastruktur kota untuk kehidupan yang lebih baik.
Kata Kunci: lokasional, Sistem Informasi Geografis, Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Surakarta
Artikel ini termuat dalam Prosiding SemnasIF 2008 ISSN:1979-2328 halaman 117-126

Sabtu, 22 Oktober 2011

Kelemahan Website ASP Melalui Metode Hacking SQL Injeksi

Kelemahan Website ASP Melalui Metode Hacking SQL Injeksi

Website dapat dibuat melalui beberapa bahasa pemrograman seperti : HTML, PHP, dan ASP. Sudah banyak website yang beredar di Internet yang berasal dari berbagai Negara, termasuk Indonesia sendiri. Namun apabila membahas tentang website, tentu saja tidak bisa terlepas dari keamanan website serta penyusup (Hacker). Pada artikel ini, akan dibahas bagaimana website yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman ASP dapat diinjeksi melalui metode hacking SQL injeksi, dalam penelitian ini terdapat beberapa website Indonesia yang dapat diinjeksi melalui metode hacking SQL injeksi. Sebelumnya Penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pemilik dan webmaster dari beberapa website Indonesia yang telah dijadikan contoh dalam artikel ini, semua ini Penulis lakukan hanyalah untuk pembelajaran POSITIF tentang bagai mana cara seorang hacker mendapatkan hole dari website yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman ASP. Sebagai acuan, ada beberapa website yang telah dirubah tampilannya (deface) oleh Hacker, yang menjadi berita dalam media berita online www.detikinet.com pada awal bulan April, seperti Bank Indonesia, Bank Niaga, Dan Depertemen Keuangan.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi Geografis Sebagai sebuah solusi pada pengaturan Rute Angkutan Umum pada Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Surakarta

Perkembangan dunia sudah berjalan begitu pesat seiring meningkatnya kemampuan manusia dalam mengolah informasi. Data-data yang diperlukan dapat diolah sedemikian rupa agar mampu menjadi informasi yang bersifat akurat, tepat waktu dan relevan. Tetapi kompleksitas masalah manusia semakin meluas, dan menjadikannya tidak cukup hanya dengan mencari jawaban atas pertanyaan subyektif, seperti pengidentifikasian sebuah objek. Pertanyaan lokasional, seperti pencarian letak, dan pertanyaan kondisional tentang karakteristik fenomena pada sebuah objek, menjadi faktor penting lain yang harus dipertimbangkan agar data mampu memenuhi syarat menjadi sebuah informasi yang mendukung kehidupan manusia. Begitu pula dengan adanya pertambahan populasi dan dinamika masyarakat yang tinggi membuat data bereferensi geografis atau data geospasial menjadi cepat kadaluarsa. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem informasi yang mampu menangani data geospasial agar menjadi lebih mudah dicari, dianalisis dan direpresentasikan serta memudahkan revisi dan pemutakhiran data. Sistem informasi seperti ini dikenal dengan Sistem Informasi Geografis. Sistem ini digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis, dan menghasilkan data geospasial untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya.
Surakarta adalah kota yang menjadi barometer kemajuan di Propinsi Jawa Tengah. Letaknya yang sangat strategis, karena berbatasan dengan dua propinsi lainnya, menjadikannya sebagai kota dagang dan industri yang berkembang pesat. Selain memusatkan kemajuan di bidang perdagangan dan industri, Surakarta juga terkenal sebagai pusat budaya Jawa Tengah sekaligus berpotensi wisata yang tinggi, baik wisata alam, budaya, maupun pendidikan. Potensi kota yang tinggi ini menuntut masyarakat Surakarta untuk selalu dinamis. Dukungan infrastruktur transportasi kota mutlak diperlukan untuk mendukung dinamika masyarakat. Hal itu dapat terbukti dengan fakta bahwa terminal angkutan umum di Surakarta adalah terminal terbesar dan tertinggi aktifitasnya di Jawa Tengah.
Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Surakarta sebagai instansi yang bertanggungjawab pada permasalahan ini akan terbantu dengan adanya sistem informasi geografis dalam mengolah dan memvisualisasikan data-data geografis untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Pengaturan rute secara manual selain tidak efisien dan efektif dari sisi biaya dan waktu, kesalahan yang dilakukan bisa berdampak pada buruknya produktifitas masyarakat dan memicu masalah yang lebih kompleks. Dengan adanya dukungan sistem informasi geografis yang berfokus pada pengaturan rute angkutan umum di Surakarta, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam membangun infrastruktur kota untuk kehidupan yang lebih baik.
Kata Kunci: lokasional, Sistem Informasi Geografis, Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Surakarta
Artikel ini termuat dalam Prosiding SemnasIF 2008 ISSN:1979-2328 halaman 117-126

Minggu, 09 Oktober 2011

Program Fibonaci Pada Turbo Pascal 7 For Windows

program fibonaci;
uses wincrt;

procedure FIBO(key : string; k : integer);
var
x,y,z,i,n:longint;
baris : word;

begin
x:=1;
y:=1;
writeln('*', key, '*');
for baris:=1 to k do
begin
writeln;
end;
write(' Masukkan banyaknya bilangan fibonaci = ');readln(n);
write(x, ' ');
write(y, ' ');

for i:=1 to n-2 do
begin
z:=x+y;
x:=y;
y:=z;
write(z, ' ');
end;
end;
begin
FIBO('Simple Fibonaci', 2);
end.

Minggu, 02 Oktober 2011

Daftar Istilah Komputer, IT Glossary, Definisi TIK

Metadata adalah informasi tambahan yang menyertai dan mendeskripsikan tentang sebuah data tertentu. Misalnya, sebuah gambar memiliki metadata yang menginformasikan sebesar besar ukuran file gambar, kedalaman warnanya, resolusinya, kapan dibuat, dan sebagainya. Contoh lain, metadata sebuah dokumen teks berisi informasi tentang seberapa panjang dokumen tersebut, siapa yang membuat, kapan ditulis, dan ringkasan isinya. Adapun metadata pada halaman website adalah bagian yang dituliskan pada tag meta dibagian header halaman web, misalnya deskripsi singkat tentang website dan keywoardnya.
Metadata direkam komputer secara otomatis saat sebuah file dibuat, sehingga bisa diketahui kapan file dibuat. Siapa user pembuatnya, berapa ukuran filenya, demikian juga ekstensinya. Namun demikian, metadata juga dapat disusun secara manual. Untuk mengedit dan membaca metadata sebuah file, digunakan sotfware pengolah metadata.

My Video